, ,

DKP Sulbar Rencanakan Pembangunan Tersus di Majene

oleh -2149 Dilihat

Wawasan Majene – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat merencanakan pembangunan Terminal Khusus (Tersus) di Kabupaten Majene. Rencana ini digadang-gadang akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis maritim.

Perkuat Infrastruktur Maritim

Kepala DKP Sulbar, Suyuti Marzuki, mengatakan pembangunan Tersus di Majene dirancang untuk mendukung kelancaran distribusi hasil laut dan komoditas perikanan. Selama ini, para nelayan dan pelaku usaha perikanan masih terkendala akses bongkar muat dan distribusi ke pasar besar.

“Majene memiliki potensi perikanan yang sangat besar, namun belum ditopang infrastruktur memadai. Dengan adanya Tersus, aktivitas distribusi dan perdagangan bisa lebih cepat, efisien, dan terintegrasi,” jelas Suyuti.

Dukung Ekonomi Daerah

Tersus ini juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas logistik kelautan, termasuk pengiriman hasil laut ke daerah lain di Sulawesi maupun luar pulau. Menurut DKP, pembangunan Tersus tidak hanya akan membantu nelayan, tetapi juga berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Majene.

“Ini adalah investasi jangka panjang. Kami berharap Tersus dapat menjadi simpul ekonomi baru yang mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambah Suyuti.

Pembangunan Tersus
Pembangunan Tersus

Baca juga: Suyuti Marzuki: DKP Sulbar Siap Perkuat Publikasi dan Data Berbasis Digital

Didukung Pemerintah Pusat

Rencana pembangunan Tersus di Majene mendapat dukungan awal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pemerintah pusat menilai Majene memiliki letak geografis yang strategis, sehingga cocok dijadikan pusat distribusi hasil laut.

Selain itu, pembangunan Tersus akan disinergikan dengan program nasional tentang penguatan tol laut dan konektivitas antarwilayah. “Tersus ini diharapkan mampu mengurangi biaya logistik, sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan Sulbar,” ujar perwakilan KKP.

Harapan Nelayan dan Pelaku Usaha

Wacana pembangunan Tersus di Majene mendapat sambutan positif dari nelayan dan pelaku usaha perikanan. Mereka berharap kehadiran Tersus benar-benar terealisasi, mengingat saat ini banyak hasil tangkapan harus dikirim melalui pelabuhan di daerah lain yang jaraknya cukup jauh.

“Kami sering kesulitan karena biaya angkut tinggi. Kalau ada Tersus di Majene, tentu akan sangat membantu,” kata Rahman, seorang nelayan asal Sendana.

Tahapan Perencanaan

DKP Sulbar saat ini tengah menyusun dokumen perencanaan pembangunan Tersus, termasuk studi kelayakan dan analisis dampak lingkungan. Setelah itu, pemerintah akan mengajukan usulan anggaran kepada pemerintah pusat serta membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.

“Semua proses akan kita jalankan sesuai aturan. Harapannya, pembangunan Tersus ini bisa segera dimulai dalam waktu dekat,” tutup Suyuti.

Dengan adanya rencana pembangunan Tersus di Majene, Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor kelautan sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Jika terealisasi, Tersus ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi pesisir dan memperkuat posisi Majene sebagai pusat perikanan unggulan di kawasan Indonesia Timur.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.