Mamuju, Sulawesi Barat – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Raja Mamuju, sebuah langkah yang sarat makna dalam mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan tokoh adat dan masyarakat lokal. Pertemuan hangat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelestarian budaya di Tanah Mandar.
Pertemuan Penuh Kehangatan
Kunjungan Kapolda Sulbar disambut langsung oleh Raja Mamuju beserta perangkat adat dan tokoh masyarakat setempat. Dalam suasana penuh keakraban, kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai kondisi sosial kemasyarakatan, tantangan keamanan, hingga peran adat dalam menopang ketertiban sosial.
Kapolda menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. “Kami ingin terus menjalin komunikasi yang baik dengan semua elemen, termasuk tokoh adat. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Sinergi Polisi dan Tokoh Adat
Raja Mamuju menyambut baik kunjungan ini. Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh adat sangat penting dalam menciptakan harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Ia menekankan bahwa nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dapat menjadi pondasi dalam menjaga persatuan.
“Adat Mamuju selalu mengajarkan kebersamaan dan persaudaraan. Jika aparat keamanan dan masyarakat berjalan beriringan, maka kedamaian akan terjaga,” ucap Raja Mamuju.

Baca juga: Ketuk Pintu Langit, Pemkab Majene Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menegaskan komitmen kepolisian untuk mendukung pelestarian nilai-nilai budaya. Menurutnya, menjaga keamanan dan melestarikan adat adalah dua hal yang saling melengkapi.
Bahas Isu Strategis Daerah
Selain membicarakan soal adat, pertemuan ini juga membahas isu-isu strategis yang tengah dihadapi masyarakat Mamuju. Mulai dari penanggulangan narkoba, pencegahan konflik sosial, hingga kesiapan menghadapi potensi bencana alam.
Kapolda menilai tokoh adat memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat. “Kami berharap tokoh adat bisa menjadi mitra dalam menyebarkan nilai-nilai kedamaian, serta mencegah generasi muda dari pengaruh negatif seperti narkoba dan kekerasan,” katanya.
Simbol Persatuan dan Kebersamaan
Silaturahmi Kapolda Sulbar dengan Raja Mamuju menjadi simbol nyata persatuan antara aparat negara dan masyarakat adat. Momen ini sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan humanis melalui komunikasi dan kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam membangun keamanan yang berkelanjutan.
Kehadiran jajaran Polda Sulbar dalam kegiatan ini juga memberikan pesan bahwa kepolisian siap hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung pembangunan daerah.
Penutup
Pertemuan antara Kapolda Sulbar dan Raja Mamuju bukan sekadar ajang seremonial, melainkan langkah nyata mempererat silaturahmi, membangun sinergi, serta menguatkan kepercayaan masyarakat kepada aparat kepolisian. Dengan kolaborasi erat antara tokoh adat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, diharapkan Tanah Mamuju semakin damai, aman, serta terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.





