Wawasan Majene – Polda Sulawesi Barat bersama Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar pembahasan adendum Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis untuk memperkuat pembentukan Pusat Studi Kepolisian. Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian dalam pengembangan riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut berlangsung di Mamuju dan dihadiri jajaran pejabat Polda Sulbar serta pimpinan Unsulbar beserta tim terkait.
Sinergi Akademik dan Kepolisian
Pembahasan adendum PKS ini bertujuan memperluas ruang lingkup kerja sama yang telah terjalin sebelumnya, khususnya dalam mendukung pendirian dan penguatan Pusat Studi Kepolisian di lingkungan Unsulbar. Pusat studi ini dirancang sebagai wadah kajian ilmiah terkait kebijakan kepolisian, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta isu-isu hukum dan sosial yang berkembang di Sulawesi Barat.
Perwakilan Polda Sulbar menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis riset dan data akademik.
“Melalui pusat studi ini, kami berharap lahir kajian-kajian ilmiah yang dapat menjadi masukan strategis bagi peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Berkomitmen Dukungan Program Nasional Sukses, APPMBGI Majene Lakukan Rakor
Peran Unsulbar dalam Pengembangan Riset
Sementara itu, pihak Unsulbar menegaskan kesiapan institusinya untuk mendukung penuh pembentukan Pusat Studi Kepolisian. Unsulbar akan melibatkan dosen, peneliti, serta mahasiswa lintas disiplin ilmu guna mengkaji berbagai persoalan kepolisian dan keamanan daerah secara komprehensif.
Selain riset, kerja sama ini juga mencakup kegiatan pendidikan, seminar, diskusi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesadaran hukum dan keamanan publik.
Penguatan PKS Melalui Adendum
Adendum PKS yang dibahas mencakup penajaman tugas dan fungsi masing-masing pihak, mekanisme pelaksanaan kegiatan, serta penguatan koordinasi dan evaluasi kerja sama. Dengan adendum tersebut, diharapkan implementasi kerja sama dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Kedua belah pihak sepakat bahwa pembentukan Pusat Studi Kepolisian tidak hanya bersifat simbolis, tetapi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan profesionalisme kepolisian.
Komitmen Jangka Panjang
Polda Sulbar dan Unsulbar menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi jangka panjang. Kerja sama ini dinilai sejalan dengan semangat peningkatan kualitas sumber daya manusia, penegakan hukum yang humanis, serta pembangunan Sulawesi Barat yang aman dan kondusif.
Melalui sinergi antara kepolisian dan perguruan tinggi, diharapkan Pusat Studi Kepolisian Unsulbar dapat menjadi rujukan kajian kepolisian di kawasan timur Indonesia dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.





