Wawasan Majene – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) menerima rapor hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia. Penilaian tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penyerahan hasil penilaian dilakukan dalam forum resmi yang dihadiri jajaran Polda Sulbar dan perwakilan Ombudsman. Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang diberikan.
Evaluasi untuk Perbaikan Berkelanjutan
Kapolda Sulbar menegaskan bahwa rapor dari Ombudsman bukan sekadar angka, melainkan cerminan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, setiap temuan akan dijadikan dasar perbaikan sistem, prosedur, maupun sumber daya manusia.
“Ini menjadi bahan introspeksi dan evaluasi kami agar pelayanan semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian antara lain standar pelayanan, sarana prasarana, kompetensi petugas, serta mekanisme pengaduan masyarakat.

Baca juga:Inflasi Majene Februari 2026 Capai 0,43 Persen, Makanan dan Listrik Jadi Penyumbang
Perkuat Pelayanan Berbasis Digital
Sebagai tindak lanjut, Polda Sulbar berencana memperkuat pelayanan berbasis digital guna memudahkan akses masyarakat. Inovasi layanan diharapkan mampu memangkas waktu dan prosedur yang berbelit, sehingga pelayanan lebih efisien dan responsif.
Selain itu, pengawasan internal juga akan ditingkatkan guna memastikan standar pelayanan benar-benar diterapkan di seluruh satuan kerja.
Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas
Ombudsman Republik Indonesia dalam kesempatan tersebut mengapresiasi langkah Polda Sulbar yang terbuka terhadap evaluasi. Lembaga pengawas pelayanan publik itu berharap rekomendasi yang diberikan dapat segera diimplementasikan secara konkret.
Dengan menerima rapor penilaian ini, Polda Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat di Sulawesi Barat.





